Comè il tuo orale? Bagaimana oral anda?

Posted: September 12, 2013 in story over coffee
Tags:

“Comè il tuo orale?” jika diterjemahkan dalam bahasa Inggris akan menjadi “how is your oral?” Mungkin terdengar vulgar, bukan? Baiklah, jadi apa maksudnya orang Italia ini. Mari saya jelaskan. Secara harfiah berarti “bagaimana ujian lisan anda?” Sedikit informasi, orang Italia sangat menyukai oral (iya, ujian lisan!) Jadi meski kalian berkuliah seteknik ataupun sepraktik apapun, ujian akan dilaksanakan secara oral. Tentu saja saya panik mengingat saya tidak terbiasa dengan ujian oral sebelumnya dan cara berfikir saya yang acak. Tapi coba bayangkan jika kamu diminta untuk menurunkan rumus fisika beton secara oral atau rumus semacam ini;ds2= – N2dt2 + ij (dxi+_idt) (dxj+_jdt) . Tentunya bagi kita orang Indonesia akan serta merta menuliskannya pada kertas dan menghabiskan satu lembar folio penuh atau bahkan membiarkannya kosong karena kamu tidak tahu apa yang harus ditulis. Saya sering membayangkan mahasiswa kedokteran yang harus melakukan oral bersama profesor di depan kadaver. Tidak, saya tidak sedang membahas perilaku nekrofilia.
Jadi, setiap saya ditanya “comé il tuo orale?” sebelum menjawab saya pasti tersenyum dulu dengan pikiran mengembara (atau lebih tepatnya membara?) è bene!
Kembali saya jelaskan dalam bahasa Inggris.
“how is your oral?”
“it’s good!”
Masih terdengar vulgar?
Coba yang ini ;
Suatu kali saya dalam antrian ujian oral bersama teman-teman sekelas saya, dan salah satu dari mereka bertanya;
“sei pronta per l’orale?”
kamu siap untuk oral?
“non pronta ancora, invece ho paura”
belum siap, malah takut
“ma perché?”
kenapa?
“è difficile per me affare l’orale”
sulit bagi saya untuk melakukan oral
“dai! Tranquilla, bisogno solo piú meno 15 minuti per fare l’orale”
Ayolah, santai saja, hanya butuh kurang lebih 15 menit untuk melakukan oral.

Baiklah, saya rasa kita sudah menemukan gambaran kalimat ini jika diterjemahkan langsung dalam bahasa Indonesia, tentunya ditambah kreatifitas kami para mahasiswa dibawah tekanan ujian oral yang datang silih berganti.
“jadi gimana oralnya tadi?”
“menakutkan!”
“kenapa? Biasanya juga cuman 15 menit untuk oral”
“engga! Aku tadi oral Prof XY 45 menit baru keluar!”
“hah, serius? Aku oral Prof YY 15 menit udah keluar”
“oral sama Prof XY suka lama”
….
Begitulah, saya tidak ingin memperpanjang pembahasan, karena saya ada janji oral dengan profesor saya minggu depan. Dan tentu saja, saya ingin tampil prima dengan persiapan yang cukup.

Selamat malam!

image

*foto saya sedang oral tujuh profesor … Iya tujuh (7)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s